TUGAS BAHASA INDONESIA 7

A. ARTIKEL JEJARING SOSIAL
1. Kasus Facebook, Ari Tiga Kali Setubuhi Nova

Foto: Henry Lopulalan/wartakota
Kasus hilangnya gadis 14 tahun berbuntut panjang. Pria kenalannya lewat Facebook terancam dibui lima tahun karena berhubungan badan dengan gadis tersebut.
Marietta Nova Triani yang berusia 14 tahun akhirnya ditemukan setelah menghilang tiga hari. Nova ternyata dibawa pergi—atau ikut pergi—oleh kenalannya di Facebook , Ari Power, sejak Sabtu (6/2). Dalam pelarian, Nova tiga kali berhubungan badan dengan Ari.
Ari atau Ari Power merupakan nama beken di akun Facebook. Nama sebenarnya remaja berusia 18 tahun itu adalah Feb Ir. Baru tiga bulan dia berkenalan dengan gadis ingusan itu lewat Facebook. Baru sekali pula bertemu, tapi mereka sudah berhubungan layaknya suami-istri.
Saat ditangkap polisi Senin (8/2) petang, Nova dan Ari tengah berduaan di kawasan Jatiuwung, Tangerang. Tim kepolisian yang dipimpin Kompol Audie Latuheru dan AKP Danang D Kartiko turun tangan setelah setelah orangtua Nova, Heri Kristiono, melaporkan anaknya hilang ke Polsektro Serpong.
Senin malam hari, Nova langsung dibawa ke Rumah sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk menjalani visum. Baru pada Selasa (9/2) sekitar pukul 01.50 Ari dan Nova dibawa ke Mapolda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan. Ari memakai kaus putih dan celana jins biru, sementara Nova memakai rok batik dan atasan hitam. Nova menutupi mukanya dan menangis sesenggukan saat tiba di mapolda. Awalnya mereka diperiksa di Ditreskrimum tapi kemudian dipindahkan ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA).
Kemarin pukul 17.25, Ari dibawa ke Polda Banten dengan mobil Kijang LGX bernopol 1123 QZ. Ari mengenakan kaus putih dibalut jaket cokelat dan celana pendek warna krem. Dia masuk ke mobil sambil menutupi kepalanya dengan jaket.
"Karena lokasi kejadiannya masuk wilayah Banten, dia kami bawa untuk ditahan di sana," ucap Kanit PPA, Kompol Murnila.
Lima menit kemudian disusul Nova yang keluar dari ruang pemeriksaan, untuk pulang. "Sudah diperbolehkan pulang," kata Heri Kristianto, ayah Nova.
Kepala Satuan Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Reskrimum Polda Metro Jaya AKBP Nico Afinta mengatakan, kedua remaja itu suka sama suka atau bisa dibilang saling cinta. Meski sudah tiga kali menyetubuhi Nova, Ari belum bisa dijerat dengan pasal pemerkosaan. Sebab, polisi belum bisa menemukan unsur paksaan.
Namun, Ari ditetapkan sebagai tersangka dengan Pasal 332 KUHP tentang perbuatan membawa kabur anak di bawah umur tanpa seizin orangtuanya. Remaja drop out SMA itu juga dijerat Undang-Undang No 23 Tahun 2003 tentang Perlindungan Anak.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Boy Rafli Amar, mengatakan Ari dan Nova berkenalan di jejaring sosial Facebook sejak November 2009. Dari chatting, keduanya melanjutkan hubungan lewat telepon dan saling kirim SMS.
Pada hari Jumat di kediaman pamannya yang menjadi anggota DPR, Nova untuk pertama kalinya ditemui Ari. Esok harinya, Nova menghilang hingga ditemukan Senin.
Nova sendiri bersama orangtuanya tinggal di Sidoarjo, Jawa Timur Mereka datang ke Jakarta sejak pekan lalu untuk menghadiri resepsi pernikahan kerabatnya.
"Jadi kemarin itu merupakan pertemuan pertama kali. Selama dua hari, tersangka membawa korban ke rumah orangtuanya di Cijeruk, Serang, Banten. Ibu tersangka sempat keberatan karena putranya itu membawa seorang anak gadis ke rumahnya," papar Boy.
Ari merupakan anak pertama dari keluarga broken home . Ibu dan ayahnya bercerai. Dia juga putus sekolah dan hanya mengenyam bangku pendidikan sampai kelas 2 SMK di Tangerang.
Selain ke rumah ibunya di Serang, Ari juga membawa Nova ke rumah ayahnya, Fahrurozi, di Periuk, Kota Tangerang. Fahrurozi sendiri sehari-hari bekerja sebagai buruh pabrik.
Ari selalu nongkrong di warnet untuk bisa mengakses internet. Sebab, di rumah orangtuanya tidak tersedia komputer. "Di rumah saya, apalagi di rumah ibunya, tak ada komputer. Jadi dia selalu ke warnet," kata Fahrurozi dalam wawancara dengan TVOne .
Fahrurozi ikut gelisah ketika Ari membawa anak gadis ke rumahnya pada Sabtu (6/2). Dia pun meminta Ari untuk memulangkan Nova karena takut dicari orangtuanya, tetapi gadis itu malah menangis.
"Saya tak tahu lagi di mana mereka karena pada hari Minggu mereka berdua sudah pergi dari rumah saya. Dari televisi saya baru tahu bahwa ternyata Ari membawa gadis itu ke rumah ibunya di Serang," kata Fahrurozi.
Kekerasan seksual
Sekretaris Jenderal Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA), Arist Merdeka Sirait, mengatakan apa yang dilakukan Ari Power merupakan bentuk kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur. Ari jelas melanggar UU Perlindungan Anak. "Ancamannya bisa 5 sampai 15 tahun penjara," kata Arist.
Fenomena yang dialami Ari dan Nova ini, kata Arist, merupakan bukti kecanggihan teknologi informasi dan jejaring Facebook . Menurut dia, Facebook berguna sebagai jejaring sosial namun banyak disalahgunakan oleh sebagian orang. Bahkan kecanggihan teknologi saat ini dimanfaatkan orang untuk modus-modus kejahatan.
Komnas PA mengimbau masyarakat, khususnya anak-anak remaja dan yang baru beranjak dewasa, agar tidak mudah percaya jika berinteraksi dengan seseorang di facebook . Orangtua juga diimbau untuk proaktif memberikan saran kepada anak- anaknya yang gemar main Facebook .
"Keluarga mesti ekstraperhatian kepada anak remajanya. Bagi anak remaja, bermain Facebook adalah sebagai tempat curhat karena kurangnya perhatian dari orangtua. Karena itu, orangtua zaman sekarang jangan sampai gagap teknologi, harus bisa memperhatikan pengaruh perkembangan kemajuan teknologi terhadap anaknya," tutur Arist. Dedy/wartakota



Sejak 3-4 hari yg lalu berita tentang Facebook menuntut Ainun Nazieb karena cloning theme santer terdengar di beberapa media berita dan blog. Saya sangat yakin sudah banyak sobat blogger yg mendengar berita tersebut. Artikel ini adalah sedikit tanggapan saya setelah pada awal saya mendengar berita ini beberapa hari lalu, saya cukup kaget juga karena kasusnya berkaitan dengan hak cipta, seperti yg akhir-akhir ini sedang saya cermati dan pelajari.
Kasus utamanya sebenarnya belum begitu memiliki titik inti yg jelas sebab sobat Ainun Nazieb sendiri baru akan bertemu dengan perwakilan Facebook pada hari Senin (21 November 2011) atau Rabu (23 November 2011). Sesuai dengan berita yg dimuat Okezone, Ainun diperkarakan oleh Facebook karena meng-cloning theme Facebook. Dulu saya memang pernah melihat theme itu. Saya sangat kagum dengan hasil kloning yg hebat, mirip dengan tampilan Facebook aslinya. Theme itu dikloning dari halaman user Facebook. Kemudian disesuaikan sedemikian rupa dengan Platform WordPress, lengkap dengan penyesuaian profil foto user (gravatar), deskripsi user (dari profil wp admin), dan lain lain. Theme ini dipakai sendiri oleh Nazieb pada blog pribadinya, serta kemudian dibagi-bagikan kepada teman-temannya yg tertarik. Sayangnya, dengan adanya kasus ini, sobat tidak bisa lagi melihat theme yg dinamai "Smells like Facebook" tersebut karena sudah diganti. Untuk deskripsi theme yg dimuat Ainun Nazieb silahkan lihat disini.
Salah satu sebab yg membuat Facebook tahu mungkin karena theme ini kemudian didistribusikan secara luas ke teman-teman Ainun. Bisa jadi, Facebook cepat atau lambat mengendusnya. Seperti kita tahu, templates atau themes gratis dapat menyebar dengan luas dan cepat.
Nah, dalam kaitan hak cipta, apakah perbuatan Ainun Nazieb melanggar?
Okezone dalam sequel berita selanjutnya, sesuai yg dituturkan seorang pengamat dari ICT Watch, Donny B.U, menyebutkan,
"Ini soal kreativitas dia (Ainun), tapi bukan dalam kreativitas desain. Kreativitasnya dia itu soal coding dan template. Apakah motifnya soal bisnis atau bukan, itu (themes Ainun) tetap bisa dianggap pelanggaran terhadap hak cipta,"
Dari penjelasan tersebut, ada hal pokok yg bisa disimpulkan, yaitu bahwa boleh-boleh saja kita berkreativitas, namun tetap harus memandang etika serta hukum. Kemahiran, kreativitas, atau kecerdikan adalah hal yg sangat penting dalam hal apapun, termasuk dalam blogging. Namun selayaknya kita mengerti etika dan hukum agar apa yg dilakukan tidak menyalahi aturan. Saya berpandangan rekan Ainun belum tentu bisa disalahkan 100% lantaran ada kemungkinan dia belum tahu tentang etika dan hukum (hak cipta) yg berlaku. Namun kita juga harus objektif dalam melihat permasalahan ini. Facebook tidak akan serta merta melakukan tuntutan hukum dengan denda sebesar 2 milyar tanpa alasan / landasan hukum.
Sungguh ini bagi saya, dan saya harap bagi rekan blogger semua, adalah pelajaran penting. Donny B.U, masih dalam artikel berita tersebut, melanjutkan,
Persoalan hak cipta ini memang sensitif dan harus dihargai oleh sesama pelaku kreatif. Ada etika dan aturan tertentu yang berlaku dalam soal kreatifitas. Namun memang tidak semua orang paham mengenai aturan dan etika ini.
Ya, secara pribadi saya sangat setuju dengan pendapat beliau di atas. Bahwa dalam melakukan kegiatan kreatif, kita para Blogger harus memiliki kesadaran penuh dan mempertimbangkan apakah kreativitas tersebut melanggar etika & hukum atau tidak. Jika iya, sekreatif apapun itu, saya kira tidak akan membawa kebaikan. Etika berarti bentuk atau sikap menghargai orang lain dan karya orang lain, sedangkan hukum berarti menaati aturan-aturan agar kreativitas tidak merugikan orang lain.

Memang jadi hal pelik kalau blogger sudah dipertemukan dengan etika dan hukum karena memang belum semua mengetahui tentang hal ini. Tentunya ini menjadi PR kita semua. Boleh-boleh saja berkreativitas, tapi apa yg telah kita bangun di dunia nyata sebagai bagian masyarakat, dan kini di dunia maya, yaitu etika & hukum, selayaknya tidak dilupakan & ditinggalkan.

Terlepas dari itu, saya merasa bangga dengan bentuk kreativitas sodara Ainun Nazieb. Kemampuannya dalam coding sangat mengagumkan. Itu menunjukkan bahwa Indonesia memiliki orang-orang yg handal dalam dunia web design. Saya pribadi mendukung prosesnya dalam berhadapan dengan Facebook. Karena ini adalah moment penting yg dapat memberikan banyak masukan bagi kita blogger Indonesia.

Secara pribadi lagi, pelajaran buat saya tentunya adalah dalam kloning/convert template/themes harus dilakukan dengan hati-hati, karena bisa jadi malah dituntut pembuatnya. Pekerjaan "convert-mengconvert" sebenarnya sudah bukan hal aneh lagi karena banyak blogger, coder, atau web designer melakukannya (terutama dari WordPress ke Blogger, hehe). Tapi kasus ini bisa menjadi warning bagi kita semua agar lebih berhati-hati. Tidak hanya dalam urusan
convert theme saja, tapi widget, navigasi, hingga copas artikel tanpa ijin & sumber.Dari: http://buka-rahasia.blogspot.com/2011/11/tentang-kasus-facebook-menuntut-ainun.html
Kasus Facebook dan Nazieb Selesai, Blog “Smells Like Facebook” Akan Ditutup
Blog Smells Like Facebook milik Nazeieb yang heboh karena disomasi oleh Facebook beberapa waktu yang lalu, akhirnya selesai. Nazeieb telah mengakui kesalahannya dan akan membuat surat permohonan maaf secara resmi ke Facebook melalui perwakilan pengacaranya.
Facebook keberatan dengan themes blog “Smells Like Facebook” yang dibuat Nazieb, pada April 2009, karena sangat mirip dengan tampilan Facebook versi pertama dan hal ini dianggap telah melanggar hak cipta. Melalui kantor pengacara yang ditunjuk Facebook yaitu Maulana and Partner, Surat somasi dikirim kepada Nazieb dan diterimanya pada tanggal 17 November 2011, pukul 10.00 WIB.
Menurut Nazieb, awalanya proyek pribadinya ini hanyalah iseng semata dan theme hasil desainya itu dibagikan secara gratis kepada siapa saja yang ingin men-download. Namun pada Januari 2011, Nazieb mulai berhenti membagikannya. Menurut Okzone, Nazieb mengaku heran dengan somasi ‘kesiangan’ Facebook tersebut.
Bagi Facebook, mungkin desain Nazeib tersebut dapat menghilangkan kesan orignil dari Facebook yang asli karena kemiripannya. Walau tidak komersial, kesamaan ini dapat membuat pengguna internet bingung untuk membedakannya, apalagi kita tau bahwa banyak situs yang mirip dengan Facebook melakukan tindakan phising yang mengakibatkan pengguna Facebook kehilangan akunnya. Jadi somasi ini dapat dimaklumi, apalagi kalo sampai menggangu kegiatan usaha Facebook.
Persoalan Nazieb dan Facebook ini, sejak 18 November 2011 lalu mendapat dukungan luas dari para blogger maupun pengguna Twitter. Mereka mendukung Nazieb untuk melalui kasus ini dengan baik atau dengan jalan damai.
Persoalan hak cipta memang persoalan penting yang patut kita semua perhatikan dan pelajari dengan seksama. Seharusnya hari ini, 25/11/2011, surat permohonan maaf secara resmi dan secara tertulis telah diterima oleh Maulana and Partner sebagai kuasa hukum Facebook , yang selanjutnya akan diteruskan ke Facebok corp.
3. Kasus Bondan Prakoso
Kasus Bondan Prakoso yang dilaporkan ke Polisi terkait penghinaan melalui twitter sedikit-sedikit mulai terungkap. Bondan Prakoso pun angkat bicara terkait kasus tersebut. Mantan penyanyi cilik ini membantah bahwa akun twitter yang menuliskan penghinaan terhadap Cafe Aka Saka ini adalah miliknya. (@bondanF2B)

Di jumpai di tempat berbeda, Blen selaku manajer bisnis Bondan Prakoso menceritakan selengkapnya mengenai kronologis kejadiannya. "Begitu selesai manggung, semuanya langsung masuk ke ruang privasi. Namun begitu kita rehat sejenak ada banyak orang ke ruang kami, tanpa konfirmasi terlebih dulu saat Bondan dan Fade2Black akan menarik nafasnya usai manggung itu" tutur Blen yang dijumpai di OC Kaligis & Associates, Jakarta Pusat.

Blen juga mengaku, mobil mereka sempat diberhentikan oleh empat orang yang berbadan besar, dan meminta Bondan turun untuk berfoto dengan sejumlah massa. Bondan pun turun dari mobil, dan atas inisitif sendiri, Blen meminta Rezpector (fans setia Bondan Fade2Black) untuk melindungi Bondan kala itu.

Sesaat dari kejadian itu, pihak manajemen pun mengadukan keluhan tersebut melalui akun twitter @BondanF2B, yang merupakan akun milik bersama Fade 2 Black yang sering digunakan untuk promosi kegiatan-kegiatan band mereka.

Jadi ternyata, akun @bondanF2B tersebut bukan akun pribadi milik Bondan Prakoso melainkan milik bersama manajemen. Dan update-an twitter yang menuliskan keluhan terhadap satpam Cafe Aka saka tersebut juga bukan tulisan Bondan Prakoso. [fz]
4. Kasus Twitter Armand Maulana dan Liverpudlian
nterne
Kasus Armand Maulana di Twitter yang menghina Liverpool.Berita yang cukup membuat heboh di internet yang kali ini datang dari Armand Maulana Vokalis band gigi.Gara-gara mengupload foto dirinya memakai kaus merah di twitter menjadikan masalah berbuntut panjang. Masalah bermula sejak Armand mengunduh foto dirinya berpose memakai baju warna merah dengan gambar Liverbird yang tertikam trisula. Terdapat tulisan ‘We’d Rather Walk Alone’ yang merupakan sindiran untuk fans Liverpool yang memakai slogan ‘You’ll Never Walk Alone’.
Beragam cacian dan umpatan pun langsung di lontarkan oleh follower yang merupakan fans liverpool.Banyak yang menyayangkan mengapa armand harus memakai dan mengupload foto dengan kaus penghinaan terhadap liverpool itu.
Masalah semakin meruncing ketika ada seorang follower yang menuliskan status seperti ini “@armandmaulana woii artis kampung.. pake baju gambar istri lo lagi digengbeng dong.. kan baju yang kemaren juga disuruh..” Merasa dilecehkan Armand pun tak terima dan membalasnya “Maaf yg nmnya @maddaz alias muhammad saddam tlg hub sy kembali di tweet krn ini udah pelecehan kalo tdk sy akan pk pengacara.”
Dari: http://www.blogwarta.com/entertainment/kasus-twitter-armand-maulana-dan-liverpudlian/
B. Testimoni
Nama : Sendy Permatasari
Kelas : 3EB07
Npm : 24209283
Nama FB 1 : Sendy Ps
Nama FB 2 : Sendy Permatasari
Menggunakan FB sudah 2 tahun lebih. Tepatnya saya lupa.
Alasan mengunakan FB
1. Untuk Mencari Kawan Lama
Dengan adaya FB saa sangat terbantu untuk menemukan teman-teman lama saya, karena pada waktu itu dan sampai sekarang pun FB sangat terkenal dan hampir semua orang memiliki akun FB, apalagi di Indonesia juga termasuk pengguna FB terbanyak Ke-2 di dunia setelah Amerika dan benar saja mencari teman lama tidaklah sulit karena hampir semua teman-teman lama saya paastinya mempunyai account FB yang lagi happening saat ini.
2. Menambah Teman Baru
Hanya dengan mencari nama ataupun email FB yang kita inginkan kita dapat mencari teman yang kita inginkan bisa juga dengan melihat usul yang diberikan teman, walaupun kebanyakan yang menjadi teman di Fbku adalah orang asing yang tidak tau siapa dan darimana asalnya tapi kalau sekarang sudah tidak mau asal friend request lagi soalnya binggung juga menghadapi tingkah orang-orang asing yang belum saya kenal. Jadi kalau sekarang ingin menambah teman baru dilihat dari mutual friendnya saja kalau ada yang cocok ya di accept.
3. Sarana Curhat Colongan
Dengan adanya FB lumayan bisa mengeluarkan unek-unek dengan meng-update status, apalagi jika ada oarng yang mengomentari dan memberika usul ataupun saran yang baik, bila pun tidak ada ya... lumayan juga bila ada orang yang mengomentari status dengan lelucon jadi unek-unek yang saya rasakan jadi sedikit hilang karena terhibur.
4. Tempat Sharring dan Berbagi Informasi
Di FB juga dapat lebih tau mengenai kabar atau berita yang terjadi. Misalnya tentang jadwal atau tugas kuliah.
5. Buat Menarsis
Ajang menarsis dengan memajang foto sebagus mungkin, ataupun berfoto dengan teman – teman.
6. Melihat Kepribadian Orang Lain
Dengan membaca status ataupun komentar dari orang lain ya.. bisa terbaca sedikit dari kepribadian orang tersebut. Walaupun banyak orang yang menyembunyikan jati dirinya ataupun mengaku sebagai orang lain.
7. Mengerjakan Tugas Kuliah
Berkirim tugas lebih mudah selain melalui email.

Komentar

Postingan Populer